Kebakaran Bar di Swiss Saat Malam Tahun Baru, 40 Orang Dilaporkan Tewas

Swiss dilanda salah satu tragedi terburuk dalam sejarahnya setelah kebakaran besar melanda sebuah bar di resor ski Crans-Montana pada malam pergantian Tahun Baru, Rabu (31/12/2025). Insiden tersebut menewaskan sekitar 40 orang dan menyebabkan 115 lainnya luka-luka, dengan sebagian besar korban dalam kondisi serius.

Komandan Polisi Kanton Valais, Frederic Gisler, mengatakan jumlah korban masih bersifat sementara karena proses identifikasi masih berlangsung. Ia menyebut Crans-Montana sebagai destinasi wisata internasional, sehingga tidak menutup kemungkinan adanya warga negara asing di antara para korban.

Presiden Swiss Guy Parmelin menyebut peristiwa ini sebagai “salah satu tragedi terburuk” yang pernah dialami negaranya. Pemerintah Swiss menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan memastikan koordinasi erat dengan otoritas setempat dalam proses identifikasi serta penyelidikan pidana.

Sebagai bentuk duka nasional, pemerintah Swiss menetapkan pengibaran bendera setengah tiang di Gedung Federal selama lima hari. Parmelin juga menegaskan tanggung jawab negaranya terhadap para wisatawan asing yang berada di Swiss selama libur Natal dan Tahun Baru.

Dalam operasi penanganan, sekitar 150 personel penyelamat, 42 ambulans, 13 helikopter, dan tiga truk bencana dikerahkan. Korban luka dirawat di sejumlah rumah sakit di berbagai kota, sementara pasien dengan luka bakar berat dirujuk ke unit perawatan khusus. Swiss juga menerima tawaran bantuan dari beberapa negara Eropa.

Sementara itu, Jaksa Agung Valais Beatrice Pilloud menyatakan penyelidikan resmi telah dibuka. Dugaan awal mengarah pada kebakaran besar yang memicu ledakan, meski penyebab pasti masih dalam proses pendalaman.

Ucapan belasungkawa dan solidaritas datang dari sejumlah pemimpin Eropa. Uni Eropa turut mengaktifkan Mekanisme Perlindungan Sipil untuk membantu otoritas Swiss dalam penanganan medis.

Hingga kini, proses evakuasi, perawatan korban, dan penyelidikan masih terus berlangsung.

Comments

Popular posts from this blog

Israel Resmi Mengakui Kemerdekaan Somaliland, Picu Reaksi Keras Somalia dan Negara-Negara Kawasan

Cara Menggunakan Insight Analitik Untuk Menyiasati Algoritma Media Sosial